Pembentukan Credit Union Angudi Laras, diinisiasi oleh GKJ Klasis Purworejo dalam rangka Peningkatan Ekonomi Jemaat (PEJ). Diawali pada bulan April 2010 dengan kegiatan Lokakarya tentang Credit Union. Setelah mantap memilih Credit Union sebagai salah satu program Peningkatan Ekonomi Jemaat, maka pada bulan September 2010 diadakan Strategic Planning and Bussiness Plan yang diikuti oleh perwakilan dari 11 GKJ Klasis Purworejo. Pada saat SPBP inilah ditentukan nama Credit Union Angudi Laras, Slogan, produk unggulan, pemilihan pengurus, pengawas dan juga diputuskan mengutus 2 orang aktivis untuk magang di Credit Union Cindelaras Tumangkar, Yogyakarta. Dan secara resmi Credit Union Angudi Laras berdiri tanggal 3 Januari 2011, dengan kantor pelayanan di salah satu ruangan di Kantor Klasis Purworejo.
Kata Angudi didasarkan pada falsafah bahwa kehidupan ini tidak dipahami sebuah perjalanan yang datar. Kehidupan ini penuh tantangan dan peluang yang harus dihadapi dan diperjuangkan. Angudi juga merupakan karakter yang tangguh, dinamis, dan tidak kenal menyerah bahkan penuh dengan kreativitas dan hikmat dalam menjawab persoalan kehidupan. Angudi juga merupakan gerakan hermeneutic yaitu suatu aksi-refleksi yang membawa sebuah proses pematangan spiritualitas para anggota.
Laras atau harmonis. Manusia hidup dalam sebuah relasi. Yaitu relasi dengan diri sendiri, Tuhan, sesama dan lingkungannya. Relasi ini menjadi terganggu jika manusia dengan dirinya juga tidak harmonis yang disebabkan oleh ketidakmampuan untuk merencanakan sebuah kehidupan yang diharapkan. Oleh karena itu untuk menuju ke kondisi laras atau harmonis manusia membutuhkan sebuah strategi agar dalam dirinya tumbuh kemampuan membuat sebuah perencanaan dan menumbuhkembangkan solidaritas dengan diri sendiri, Tuhan, sesama dan lingkunganya. Itulah sebabnya slogan CUAL adalah "Tuwuh, Ngrembaka lan Munpangati".
Credit Union adalah sekumpulan orang - orang (Union/unus) yang saling percaya (Credit/credere), dalam suatu ikatan pemersatu dan bersepakat untuk menabungkan uang mereka, sehingga menciptakan modal bersama, untuk dipinjamkan di antara sesama mereka, dengan balas jasa yang layak, untuk tujuan produktif dan kesejahteraan. Kata “union” juga membawa mandat bagi para anggotanya untuk salingasah-asih-asuh dan gotong royong mencapai tujuan tersebut. Sifat silih asah-asih-asuh dan gotong royong membuat Credit Union Angudi Laras terbuka untuk siapa saja,tanpa diskriminasi, dan menghormati perbedaan latar belakang sosial ekonomi, budaya, etnisitas dan agama. Semua perbedaan dipandang sebagai kekayaan kemanusiaan.